TUBAN, PORTALTUBAN.ID – Ratusan warga Tuban tumpah ruah di kawasan GOR Rangga Jaya Anoraga. Mereka antusias menyaksikan penampilan puluhan kesenian Reog Ponorogo yang tampil meriah dalam peringatan Hari Ulang Tahun Paguyuban Warga Ponorogo Tuban dan Budayawan Reog Ponorogo Guyub Rukun.
Tabuhan musik Reog dan atraksi Dadak Merak membuat suasana GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban, Jawa Timur, berlangsung meriah. Ratusan warga yang datang sejak pagi tampak antusias menyaksikan penampilan puluhan seniman Reog Ponorogo.
Sebanyak 20 Dadak Merak tampil bergantian memeriahkan acara. Atraksi para penari dan pemain Reog pun berhasil menyita perhatian pengunjung, bahkan tak sedikit warga yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam.
Berbagai penampilan seni tradisional ditampilkan dalam acara ini, mulai dari tari-tarian hingga pertunjukan Reog oleh anak-anak dan orang dewasa, menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat tuban di akhir pekan.
Kegiatan budaya ini digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-22 Paguyuban Warga Ponorogo Tuban atau Pawargo, serta hari ulang tahun pertama Budayawan Reog Ponorogo Guyub Rukun.
Para peserta yang tampil tidak hanya berasal dari Tuban, namun juga datang dari sejumlah daerah lain seperti Lamongan dan Surabaya.
“pesertanya yang ikut grupnya yang ini ada 20. 20 dadak merak 20 dadak merak, sama yang kecil, yang kecil-kecil. yang dari tuban ini ada 15, bojonegoro ada 14, terus ada di surabaya, lamongan. ada yang dari luar daerah tuban, lamongan surabaya iya. dan ngawi juga ada tapi kebetulan tadi ada kendala di jalan,” ungkap Imam Muhadi, Pembina Pawargo dan BRP GR Tuban.
Meski Reog Ponorogo sering dikaitkan dengan unsur mistis, panitia menegaskan kegiatan ini murni menjadi ajang pelestarian seni dan budaya, sekaligus hiburan bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, seni Reog Ponorogo diharapkan semakin dikenal dan dicintai generasi muda, agar kesenian tradisional tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.