Portaltuban.id – Realisasi penerimaan pajak hingga akhir Desember 2025 tercatat sebesar Rp295,31 miliar atau 73 persen dari target. KPP Pratama Tuban menilai capaian tersebut tetap menunjukkan kinerja penerimaan yang stabil di tengah tantangan ekonomi sepanjang tahun 2025.
Kontribusi penerimaan pajak terbesar masih didominasi oleh Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 35 persen, disusul Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 33,9 persen, serta pajak lainnya sebesar 31,1 persen. Realisasi PPN mencapai Rp99,97 miliar, sedangkan PPh terealisasi sebesar Rp103,30 miliar.
“Kemaren kita memperoleh penghargaan juara pertama se Kanwil Jawa Timur 2 kategori kepatuhan SPT. Hal ini menjadikan semangat untuk menambah penerimaan kinerja. Memang karna banyak faktor sehingga penerimaan kami masih diangkat 73 persen, salah satunya adanya pengalihan pelaporan kekantor cabang atau pusat, ” jelas Kepala KPP Pratama Tuban, Hanis Purwanto, Selasa (20/1).
Di sisi lain, penerimaan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) justru melampaui target. Dari target Rp60,19 juta, realisasi PBB mencapai Rp124,97 juta. Sementara itu, penerimaan dari pos pajak lainnya tercatat mencapai Rp91,91 miliar, jauh melampaui target awal.
Dilihat dari sektor usaha, Administrasi Pemerintahan menjadi penyumbang terbesar penerimaan pajak pada 2025 dengan nilai Rp220,22 miliar. Sektor Perdagangan Besar dan Eceran mencatat realisasi Rp46,02 miliar, sedangkan sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
KPP Pratama Tuban menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan dan pelayanan perpajakan, serta mendorong kepatuhan wajib pajak guna mengoptimalkan penerimaan pajak pada tahun-tahun mendatang.
“Untuk wajib pajak sudah bisa melaporkan pajak masa tahun 2025 di mulai sejak 2 Januari 2026 hingga bulan Maret 2026 batas akhir pelaporannya. Bagian wajib pajak badan akhir hingga bulan April 2026. Lebih awal pelaporannya akan lebih mudah dan tidak antri, ” imbuhnya. (Fie).
Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.