Foto,2

TUBAN, PORTALTUBAN.ID – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban memberikan dukungan penuh dan respons tanggap darurat atas musibah kecelakaan laut yang menimpa KM Khatulistiwa 8.

Kapal pengangkut semen bag tersebut mengalami tabrakan hingga tenggelam di Perairan Tuban pada Rabu malam (07/10/2026).

Insiden terjadi sekitar pukul 21.27 WIB pada jarak kurang lebih antara 10-12 Nautical Miles (NM) dari Terminal Khusus (Tersus) PT SIG Tuban.

Setelah mendapatkan informasi terkait insiden tersebut, tim dari SIG Pabrik Tuban bersama KSOP Tanjung Pakis, Basarnas Tuban, dan instansi terkait melakukan evakuasi terhadap para korban.

Dari total 18 Crew Kapal, sebanyak 17 orang dinyatakan dalam kondisi selamat oleh kapal Tug Assist (TB Amazon) berkat kesiapsiagaan seluruh kru yang langsung mengenakan rompi pelampung (life jacket).

Dua di antaranya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis intensif, sementara 1 orang ABK hingga saat ini masih dalam pencarian.

Senior Manager of Corporate Communication SIG Pabrik Tuban, Dharma Sunyata mengatakan, SIG Pabrik Tuban mempersiapkan posko serta menerjunkan personel maupun sarana pendukung guna menunjang kelancaran proses evakuasi dari Tim SAR Gabungan

.”Kami menyiapkan akses dermaga sebagai titik evakuasi utama serta gedung pelabuhan sebagai Posko Koordinasi bersama bagi Basarnas, BPBD, Polairud, TNI AL, dan instansi terkait,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Dharma mengatakan, perusahaan juga menyiagakan Tim Gawat Darurat (TGD), armada ambulans, serta tenaga medis untuk penanganan korban luka. Ruang rapat lantai 2 Tersus Tuban juga dialih fungsikan sebagai area penampungan sementara untuk pendataan awal oleh Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta pemeriksaan kesehatan oleh Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tuban.

“Kami juga menyediakan kebutuhan dasar seperti pakaian layak pakai sebelum para korban dibawa ke hotel agar dapat beristirahat dengan aman dan layak,”ujarnya.

Menurutnya, sampai saat ini Tersus SIG juga terus memancarkan siaran sinyal bahaya secara berkala melalui radio maritim untuk memperingatkan kapal-kapal lain yang melintas di perairan Tuban guna meningkatkan kewaspadaan navigasi.

la juga menambahkan apresiasinya atas kolaborasi tanggap darurat yang berjalan solid.

“SIG mengapresiasi sinergi cepat dari Tim SAR Gabungan. Seluruh fasilitas dermaga dan armada penunjang Tersus SIG terus kami siagakan penuh untuk mendukung operasional pencarian satu korban yang belum ditemukan,” pungkasnya.

Pilihan Redaksi

Baca Juga