WhatsApp Image 2026-07-20 at 14.08.13

TUBAN, PORTALTUBAN.ID – Universitas PGRI Ronggolawe melalui dosen dan mahasiswanya melakukan pendampingan pada Bank Sampah Induk (BSI) ERTIGA 1 Kelurahan Baturetno Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban Jawa Timur.

Kegiatan ini dirangkum dalam rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat selama 8 bulan antara April- Desember 2026.

Melalui Hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, tim Unirow berkomitmen dampingi Kelurahan Baturetno melalui Bank Sampah Induk (BSI) ERTIGA 1 dalam mitigasi dampak perubahan iklim dan kelestarian lingkungan.

Selama proses pendampingan Unirow menurunkan tim dosen yang diketuai oleh Annisa Rahmawati, S.Pt., M.Si. bersama dengan Hesti Kurniahu, M.Si dan Mario Fahmi Syahrial, M.Pd bersinegi melakukan aksi nyata.

Salah satunya dengan mengembangkan aplikasi digital berbasis android sebagai pengganti buku nasabah.

Tim pengabdian memandang perlu melakukan transformasi digital pada pencatatan transaksi Bank Sampah Induk (BSI) ERTIGA 1 untuk meningkatkan transparansi, memudahkan pelaporan dan menekan human error.

Selama di lapangan tim dosen dibantu 4 orang mahasiswa yaitu Tri Mei Apta Arjanti, Susi Setiawati, A. Faizal Firdaus Mardiyanto dan M. Prasetyabudi

Kegiatan lain yang dilakukan adalah melakukan pelatihan budidaya maggot. Hal ini dilakukan untuk menjawab keluhan bank sampah yang merasa kewalahan dalam mengolah sampah organik.

“selama ini kami mengolah sampah organik menjadi kompos, namun volume sampah tidak sebanding dengan kecepatan proses pengomposan sehingga sampah rumah tangga dari warga masih belum tertangani dengan baik,” tutur Elya Hayati Mas’udah, ketua BSI Ertiga 1.

Maggot memiliki kemampuan dalam memakan sampah organik dengan cepat. 1 kg maggot dapat mengkonsumsi 2-3 kg sampah dalam waktu 1 hari.

Tim pengabdian juga mengembangkan video edukasi guna membantu bank sampah melakukan kampanye mengenai penanganan sampah khususnya pada para pelajar. Harapan kedepannya generasi muda bijak dalam mengurangi timbulan sampah.

Pada kesempatan ini, Annisa Rahmawati menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026 yang telah mendanai kegiatan pengabdian pada Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Ruang Lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat.

Annisa juga menyampaikan terima kasih kepada Bank Sampah Induk (BSI) ERTIGA 1 dan Kelurahan Baturetno yang telah bersinergi dalam kegiatan ini.

“kegiatan ini merupakan bagian dari tri dharma perguruan tinggi,” terangnya.

Annisa menyampaikan pertimbangan timnya mendampingi bank sampah Ertiga 1 karena bank sampah ini adalah bank sampah yang memiliki komitmen tinggi dalam mengelola sampah.

Bahkan, lanjut dia, bank sampah ini terus berkembang dari bank sampah komunal menjadi bank sampah induk pada Tahun 2022 yang menaungi bank sampah unit dari 7 kecamatan yaitu Kecamatan Tuban, Palang, semanding, Merakurak, Jenu, Tambak boyo dan Kerek.

Salah satu pengurus BSI Ertiga 1 sekaligus Ketua RT 1 RW 1 Eko Agung Sugiharto, S.T. mengatakan, pengelolaan sampah bukan isu yang seksi sehingga sangat sulit melakukan regenerasi pengurus bank sampah ERTIGA 1.

Oleh karena itu, dia berharap dengan adanya transformasi digital ini menarik minat generasi muda untuk berkecimpung di bank sampah.

Plt Kepala Kelurahan Baturetno, Arin Naningrum, S.E. menambahkan penanganan sampah di Kelurahan Baturetno akan optimal jika semua pihak bergandengan tangan

“untuk mewujudkan Kelurahan Baturetno yang bersih dan lestari,” harapnya.

Pilihan Redaksi

Baca Juga